Alat Elektromedik Dan Beberapa Contohnya

Setidaknya terdapat tiga macam alat kesehatan yang ada di rumah sakit yaitu alat Elektromedik, alat non Elektromedik dan alat diagnostic in Vitro. Ketiga jenis alat tersebut berfungsi sama yaitu untuk penunjang seluruh kegiatan pelayanan media yang ada di rumah sakit ataupun klinik. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai salah satu jenis alat kesehatan yaitu alat elektromedik.

Alat Elektromedik

Alat Elektromedik yaitu alat – alat kesehatan yang bekerja dengan menggunakan power atau energi listrik. Disamping itu alat – alat elektromedik juga terdiri dari rangkaian – rangkaian elektronik. Contoh alat ini cukup banyak, tersebar di seluruh rumah sakit dan klinik. Berikut beberapa contohnya :

  • Defibrillator – Alat in sering disebut dengan alat kejut jantung. Alat ini berfungsi untuk menormalkan detak jantung saat terjadi serangan jantung pada seseorang sehingga detak jantng dalam kondisi acak dan tidak dapat memompa darah.
  • Oksigen Concentrator – Merupakan alat penghasil oksigen dengan mesin yang daoat mengonsentrasikan udara bebas disekitar kemudian menyaringnya menjadi oksigen murni yang siap digunakan.
  • Mesin anestesi – Mesin ini digunakan untuk proses pembiusan saat operasi berlangsung. Alat ini juga menggunakan energi listrik dalam proses kerjanya.

Penggunaan Alat Elektromedik di Rumah Sakit

Sekarang sudah jamannya modern, alat – alat canggih diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Misalnya alat suntik yang tadinya manual sekarang muncul alat yang namanya syringe pump. Alat ini berfungsi untuk memompakan alat suntik secara otomatis dengan aturan – aturan tertentu. Misalnya penggunaan dosis yang teratur, waktu penyuntikan dan lain sebagainya.

Penggunaan alat Elektromedik di rumah sakit sekarang sudah cukup banyak. Hal ini karena memang perubahan teknologi sudah sangat pesat. Tensimeter yang tadinya menggunakan air raksa sekarang sudah beralih dengan teknologi digital yang sangat mudah digunakan.

Harga Alat Elektromedik

Memang, alat canggih dan digital cenderung akan memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan alat manual. Cotnohnya saja untuk alat yang sudah kita sebutkan diatas. Harga Defibrillator di Indonesia cukup mahal hal ini berkaitan dengan impor alat dari luar negeri. Hal lain yang mempengaruhi harga adalah teknologi canggih yang digunakan membutuhkan biaya yang cukup mahal.

About The Author