Jenis Masker Wajah dan Kegunaannya

Wajah adalah area yang sangat diperhatikan oleh hampir setiap orang. Hal ini karena wajah merupakan bagian dari seseorang yang pertama kali diperhatikan oleh orang lain ketika bertemu. Memiliki wajah yang cantik dan terawat menjadi dambaan bagi setiap wanita. Wajah yang cantik dan terawat akan membuat seseorang menjadi lebih percaya diri ketika keluar dan bertemu dengan orang-orang. Sebaliknya, memiliki wajah yang berminyak, tumbuh jerawat, noda hitam, dan masalah kulit lainnya bisa saja mengurangi rasa percaya diri dari seseorang. Akibatnya, mereka menjadi minder dan tak jarang memilih mengurung diri di dalam rumah. Untuk mewujudkan wajah yang cantik dan terawat, para wanita biasanya akan melakuka berbagai cara. Salah satunya adalah dengan melakukan perawatan di salon secara rutin. Sayangnya, perawatan di salon membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Alternatif lain yang bisa dilakukan untuk melakukan perawatan terhadap wajah adalah dengan menggunakan masker wajah. Masker untuk wajah ini pun masih sering tidak sesuai dengan kulit wajah. Akibatnya, kulit wajah mengalami berbagai masalah.

Masker yang digunakan untuk wajah ini memiliki beberapa jenis. Jenis-jenis masker tersebut ada sesuai dengan kegunaannya. Berikut adalah jenis-jenis masker wajah berdasarkan kegunaannya :

  1. Masker Tradisional

Sesuai dengan namanya, masker tradisional adalah masker yang terbuat dari bahan-bahan alami. Beberapa bahan alami yang bisa diolah menjadi ramuan tradisional untuk masker antara lain putih telur, madu, buah-buahan, lidah buaya, dan masih banyak lagi. Beberapa bahan alami tersebut memiliki kandungan yang dapat memberikan manfaat yang baik bagi kulit wajah. Dengan terbuat dari bahan alami, masker tradisional memiliki keunggulan daripada masker yang terbuat dari bahan kimia. Masker tradisional lebih aman digunakan karena tidak mengandung bahan kimia seperti pewarna, pengawet, pewangi, dan sebagainya yang dapat meningkatkan risiko alergi hingga iritasi. Namun, masker tradisional ini juga memiliki kekurangan. Kita tidak bisa mengetahui seberapa banyak zat aktif yang dapat diberikan oleh masker. Hal ini karena masker tradisional dibuatdengan teknik DIY (do it yourself) atau dibuat oleh kita sendiri. Hal ini juga masih memiliki kemungkinan terkena alergi namun risikonya lebih sedikit.

  1. Clay Mask

Jenis masker clay mask ini memiliki bentuk berupa campuran padat dan cair seperti tanah liat. Masker ini adalah jenis masker yang paling populer. Karena sudah diolah dan diproses oleh pembuatnya, maka clay mask ini penggunaannya lebih simpel. Kita dapat mengaplikasikannya secara langsung dengan cara mengoleskannya pada wajah, dibiarkan sampai mengering, dan mengeras selama waktu tertentu. Manfaat dari clay mask ini bisa membuat kulit wajah lebih kencang, kering, dan membersihkan mikrokomedo.

  1. Masker Gel

Masker gel ini lebih cocok untuk kulit wajah yang relatif berminyak. Hal ini karena campuran gel biasanya memiliki campuran gel dimana terdapat alkohol yang bersifat menarik minyak.

  1. Masker Peel off

Masker ini adalah perkembangan dari masker gel. Masker peel off ini lebih cocok untuk digunakan usai perawatan. Hal ini karena dapat memberikan efek dingin dan meredakan rasa nyeri serta membantu percepatan penyembuhan luka.

  1. Sheet Mask

Masker ini memiliki bentuk lembaran dan hanya dapat digunakan sekali saja. Masker ini bisa melembabkan dan mendinginkan kulit wajah. Namun, masker jenis ini tidak menempel dengan erat pada kulit wajah.

 

Penggunaan masker sebagai alternatif perawatan wajah adalah salah satu hal yang efektif. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan masker yang benar adalah yang tidak berlebihan agar manfaat yang sebenarnya bisa diserap oleh kulit.

About The Author