Kenali Perbedaan Garmen, Konveksi, dan Tailor!

Dalam industri fashion terdapat beberapa istilah seperti garmen, konveksi, dan tailor. Pada dasarnya, ketiga istilah ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Meskipun sama-sama bergerak di bidang jasa pembuatan pakaian.

Untuk lebih memahami ketiga istilah tersebut. Ada baiknya untuk menyimak perbedaan garmen, konveksi, dan tailor berikut ini!

Garmen

Jika berbicara tentang garmen biasanya berkaitan dengan kuantitas sebuah produk pakaian. Garmen bisa dikatakan sebuah industri fashion yang besar dan memiliki pabrik dengan jumlah karyawan yang sangat banyak. Garmen sendiri sangat berbeda jika dibandingkan dengan konveksi dan tailor.

Pabrik garmen bekerja dengan sistem CMT (Cut, Make, and Trim). Artinya pabrik garmen hanya akan fokus untuk menghasilkan satu jenis produk saja. Misalnya jika garmen itu bergerak dalam bikin kaos Surabaya, maka produk yang dihasilkan hanya berupa kaos saja. Bahkan jika kaos tersebut memiliki tampilan yang polos, maka hanya itu yang akan dibuat di dalam sebuah pabrik garmen.

Kenali Perbedaan Garmen, Konveksi, dan Tailor!

Kenali Perbedaan Garmen, Konveksi, dan Tailor!

Biasanya, pabrik garmen menyasar untuk menyuplai barang ke mall, supermarket, dan tempat sejenisnya. Karena dibuat dalam jumlah yang banyak, produk garmen tidak eksklusif seperti produk yang dihasilkan oleh konveksi atau tailor.

Konveksi

Sebenarnya konveksi juga melakukan proses CTM seperti yang dilakukan oleh pabrik garmen. Konveksi pun juga mampu menghasilkan produk dalam jumlah ribuan, sekaligus melakukan segmentasi pekerjaan. Yang berarti konveksi hanya membuat satu jenis produk saja, misalnya konveksi seragam sekolah.

Perbedaannya justru terletak pada proses kontrol dan finishing yang dilakukan secara langsung. Pekerja quality control akan melakukan pemeriksaan terhadap produk yang telah dibuat untuk memastikan jadinya sesuai standar yang ditetapkan. Perbedaan lainnya juga terletak pada fleksibilitasnya. Konveksi tidak melulu menghasilkan produk dalam jumlah yang sangat besar tetapi juga bisa membuat produk dalam jumlah sedikit. Inilah yang membuat kualitas produk konveksi menjadi lebih baik ketimbang garmen.

Tailor

Jika dibandingkan dengan konveksi dan garmen, tailor cenderung lebih eksklusif. Tentu saja dikarenakan produk yang dihasilkan dibuat dalam jumlah terbatas. Produk yang dihasilkan pun lebih sering berupa pakaian formal atau semi formal.

Tailor juga sangat mengutamakan kualitas produk yang dihasilkan. Itu sebabnya dari segi harga jauh lebih mahal ketimbang produk yang dibuat oleh konveksi dan garmen. Selain itu, tailor hanya akan membuat produk berdasarkan pemesanan dan keinginan personal si pemesan itu sendiri.

Setelah mengetahui perbedaan garmen, konveksi, dan tailor, Anda dapat memutuskan untuk memulai usaha dengan segmentasi yang tepat. Pemetaan yang tepat sangat berguna untuk kemajuan usaha yang akan dirintis.

About The Author