Tips Untuk Memilih Daging Ayam Yang Bagus Dan Segar

Hidangan berbahan utama daging ayam kerap disajikan dan menjadi menu favorit keluarga. Selain tinggi nutrisi, daging ayam terhitung gampang didapatkan dan mampu diolah bersama dengan bermacam langkah memasak. Mulai berasal dari direbus, dikukus, digoreng, sampai dibakar atau dipanggang.

Daging ayam adalah bahan mentah favorit penduduk Indonesia, jauh lebih banyak dibandingkan daging sapi. Harganya yang lebih terjangkau dan lebih gampang didapatkan. Selain itu, tersedia banyak ragam jenis makanan tradisional penduduk Indonesia yang diolah mengfungsikan bahan daging ayam.

Jual Telur Ayam

Namun, terhadap musim tertentu atau menjelang hari perayaan tertentu layaknya Lebaran, umumnya keperluan akan daging ayam meningkat tajam. Hal ini akan sebabkan para penjual daging ayam nakal mengambil alih peluang bersama dengan membodohi para pembeli, entah itu menambah zat tertentu agar daging ayam selamanya terlihat segar, menyuntik daging ayam bersama dengan air agar lebih berat atau menjajakan daging ayam yang tidak layak dikonsumsi.

Sayangnya, akhir-akhir ini banyak berita yang berisi keterangan mengenai pedagang-pedagang nakal yang menjajakan daging ayam yang tidak segar, bahkan diberi pengawet. Yuk, selamanya berhati-hati dan mengfungsikan beberapa tips ini untuk pilih daging ayam yang masih fresh dan tentu saja bebas pengawet.

1. Lihat Warna Daging Ayam

Cara paling gampang untuk tahu kesegaran daging ayam adalah bersama dengan menyimak warnanya. Hindari belanja ayam yang berwarna pucat, mengkilap, atau kebiru-biruan, tetapi pilih yang memiliki warna putih keabu-abuan dan condong berwarna merah muda.

Lihat terhitung penampakannya, jika terlihat mengkilap dan tidak dihinggapi lalat, maka perlu diwaspadai adanya bahan pengawet yang ditambahkan terhadap daging ayam tersebut.

2. Memeriksa Tekstur Daging Ayam

Daging ayam yang kondisinya masih fresh dan baik akan menjadi empuk. Jika ditekan, bekasnya akan ulang layaknya semula. Namun jika sebaliknya, kulit ayam selagi ditekan terlihat tenggelam dan teksturnya keras, maka ayam berikut tidak layak untuk dikonsumsi.

Perhatikan terhitung daging ayam yang menjadi kenyal sebab tambahan bahan pengawet yang menjaganya berasal dari kerusakan.

3. Jangan Sungkan Mencium Baunya

Daging ayam yang masih fresh selayaknya tidak memiliki bau yang mencolok. Hindari belanja product yang memiliki bau busuk, yang menjadi isyarat ayam udah lama terkena udara atau sentuhan tangan banyak pembeli, agar menjadi sarana tumbuhnya bakteri.

Waspadai terhitung bau bahan kimia yang menyengat, sebab merupakan ciri-ciri ayam yang diberi formalin atau bahan beresiko lainnya.

4. Lihat Kemasannya

Bagi yang tinggal di kota besar, kini amat gampang untuk mendapatkan ayam potong bersama dengan harga yang memadai terjangkau. Walau dijual di dalam kemasan rapi di supermarket, selamanya perlu berhati-hati di dalam belanja daging ayam tersebut. Pastikan pilih kemasan yang memadai rapat dan tidak berlubang, yang tunjukkan kesegaran dan minimnya bakteri yang mampu masuk ke dalamnya. Tetapi kamu gak usah repot mencari daging ayam segar karna kami  menyediakan dan menjual Ayam Broiler

5. Darah Daging Ayam

Jika memandang daging ayam yang memiliki banyak sisa darah, sebaiknya jauhi pilih daging layaknya ini. Daging ayam bersama dengan kondisi layaknya ini umumnya udah disentuh banyak tangan yang memungkinkan bakteri menempel, udah mengalami pembekuan dan dicairkan beberapa kali.

6. Irisan atau potongan terhadap leher ayam

Selain menyimak berasal dari kondisi bau, bentuk dan warna daging ayam, ayam tiren terhitung mampu dikenali melalui irisan atau potongan terhadap leher ayam yang umumnya tidak lebar dan asal-asalan. Pada bagian kepala atau leher ayam terhitung tersedia bercak darah.

Daging ayam tiren memiliki resiko memiliki kandungan bakteri atau virus beresiko sebab udah mati sebelum saat dipotong.

7. Kandungan air

Daging ayam yang terlihat basah bersama dengan air yang menggenang di sekitarnya mampu berarti ayam yang disuntik bersama dengan air. Angkat daging tersebut, dan jika meneteskan banyak air, indikasi berikut benar.

Ditambah ulang daging ayam bersama dengan takaran air berlebih umumnya tidak empuk dan agak kencang selagi ditekan.

8. Halal dan Memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia

Bagi mayoritas penduduk di Indonesia yang beragama Islam, salah satu syarat mengonsumsi adalah halal. Pastikan penjual daging ayam yang dipilih menjajakan daging ayam yang halal.

Namun, di dalam soal pemotongan dan penanganan daging ayam, meskipun halal seringkali jauh berasal dari Standar Nasional Indonesia. Karena itu, pilih penjual daging ayam yang udah terbukti dipercaya, mampu mempertanggungjawabkan dan mengikuti standar yang ditentukan bersama dengan baik.

About The Author